PT. HASKA MAKMUR INDUSTRI

" Lakukan sesuatu dengan benar sejak awal itu adalah salah satu bibit kesuksesan yang siap tumbuh dimana saja. "

PRODUK

" Menjamin kualitas produk yang dihasilkan dan telah mendapatkan sertifikat resmi "

DISTRIBUSI & PENJUALAN

" Kenani distribusi dan penjualan dari PT. Haska Makmur Industri "

FILOSOFI KAMI

Kerja Keras - Kejujuran - Kebaikan - Kemuliaan

BERITA & KEGIATAN

Berikut adalah berita dan kegiatan seputar kegiatan PT. HAMI

  • COFFEE ONE

    Coffee One adalah sebuah produk kopi diciptakan oleh Gajah Food dan dinaungi oleh PT. Haska Makmur Industri. Coffee One merupakan kopi hitam bercitarasa tinggi. Diproses dengan menggunakan mesin - mesin yang sesuai dengan standar dan diolah dengan bahan baku yang sesuai dengan standar keamanan pangan dan minuman yang berlaku.

    Apa saja varian dari Coffee One?

    KOPI MURNI

    Kopi Hitam yang bahan bakunya dari biji kopi robusta pilihan terbaik. Diproses dengan tepat sehingga menghasilkan kopi hitam rasa mantap tanpa campuran. Memiliki aroma khas yang sekali cium langsung membangkitkan semangat anda. Dan rasanya sangat melekat dilidah dan mudah dikenang rasanya.

    KOPI GULA

    Kopi Gula yang bahan bakunya dari biji kopi robusta pilihan terbaik. Diproses dengan tepat dan ditambah dengan gula. Diracik dengan pas sehingga menghasilkan kopi gula nikmat dengna manis yang pas.Memiliki aroma khas yang sekali cium langsung membangkitkan semangat anda. Dan rasanya sangat melekat dilidah dan mudah dikenang rasanya.

    KOPI KREAMER

    Kopi Gula yang bahan bakunya dari biji kopi robusta pilihan terbaik. Diproses dengan tepat dan ditambah dengan gula dan kreamer.  Diracik dengan pas sehingga menghasilkan kopi kreamer nikmat dengan kopi dengan rasa yang lembut, diperuntukan bagi anda yang menyukai kopi dengan tekstur kopi lembut di lidah. Memiliki aroma khas yang sekali cium langsung membangkitkan semangat anda. Dan rasanya sangat melekat dilidah dan mudah dikenang rasanya.

    KOPI SUSU

    Kopi Murni dengan tabahan susu dan gula yang aman bagi kesehatan. Diperuntukan bagi anda yang menggemari Kopi Hitam dengan sentuhan keunikan rasa didalamnya. Memiliki aroma khas yang sekali cium langsung membangkitkan semangat anda. Dan rasanya sangat melekat dilidah dan mudah dikenang rasanya.


  • BIJI KOPI ARABIKA


    Kopi arabika adalah salah satu jenis komoditas kopi yang dihasilkan dari tanaman Coffea arabica. Tanaman ini dipercaya berasal dari daerah Etiopia kemudian dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Bangsa Arab mulai mempopulerkan ekstrak biji kopi arabika yang diseduh dengan air panas sebagai minuman penyegar.

    Di abad ke-15 popularitas minuman kopi mulai menyebar ke Eropa. Awalnya orang-orang Eropa membeli kopi dari para pedagang Arab. Kemudian mulai mengembangbiakkan tanaman tersebut di Asia dan Amerika, lihat sejarah kopi. Sejak itu kopi menjadi komoditas yang sangat populer di seluruh dunia. Bahkan sempat menjadi komoditas kedua terbesar yang diperdagangkan secara global setelah minyak bumi.

    Saat ini terdapat 4 jenis kopi yang diperdagangkan secara global, yakni arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Lebih dari 99% perdagangan kopi dunia didominasi jenis arabika dan robusta. Sisanya dalam jumlah yang tidak signifikan terdiri dari jenis liberika dan excelsa.

    Asak usul tanaman
    Penyebaran kopi arabika
    Tidak ada yang tahu persis kapan tanaman kopi arabika pertama kali dibudidayakan. Namun hampir semua literatur menyetujui tanaman ini berasal dari Abyssinia, sebuah daerah di Afrika yang kini mencakup negara Etiopia dan Eritrea. Dari Abyssinia kopi arabika dibawa oleh bangsa Arab ke Yaman, kemudian bangsa Eropa menyebarkannya ke seluruh dunia.

    Kopi sebagai minuman pertama kali dipopulerkan oleh bangsa Arab. Literatur paling tua tentang biji kopi berasal dari catatan Al Razi, seorang ahli kedokteran yang hidup di abad ke-9. Orang-orang Eropa mulai mengenal kopi dari para pedagang Arab pada abad ke-16. Komoditas tersebut diperdagangkan di pelabuhan Mocha, Yaman. Untuk sekian abad lamanya pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Hingga pada tahun 1616 seorang Belanda berhasil membawa tanaman kopi arabika ke luar dari pelabuhan Mocha.

    Terdapat dua macam kopi arabika yang dibawa orang-orang Eropa dari Yaman. Pertama, kultivar yang dibawa ke Jawa kemudian menyebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah dikenal sebagai Typica. Kedua, kultivar yang di bawa ke Brasil lewat La Reunion dikenal sebagai Bourbon, lihat gambar di atas. Kedua kultivar tersebut dipercaya menjadi sumber tanaman kopi arabika yang ada saat ini.

    Di akhir abad ke-17 bangsa-bangsa Eropa mulai memproduksi sendiri tanaman kopi di daerah jajahan mereka yang tersebar di Asia dan Amerika. Mereka mulai menguasai perdagangan biji kopi dunia sekaligus mengakhiri dominasi para pedagang Arab. Hampir semua kopi yang diperdagangkan saat itu berjenis arabika. Belanda menjadi pemasok kopi terbesar dunia dengan basis produksi di Indonesia, lihat sejarah kopi.

    Pada tahun 1878 hampir seluruh perkebunan kopi di Indonesia mengalami kerusakan karena wabah penyakit karat daun atau Hemileia vastatrix. Kemudian Belanda mengganti tanaman yang rusak dengan jenis liberika. Berselang 12 tahun tanaman kopi liberika mengalami serangan penyakit yang sama. Setelah melakukan riset, pada tahun 1907 Belanda kembali mengganti liberika dengan robusta.

    Sejak saat itu perkebunan kopi di Indonesia didominasi oleh tanaman kopi robusta. Secara nasional produksi kopi arabika di Indonesia hanya 17% sedangkan robusta hampir 83%. Sisanya dengan angka yang tidak signifikan terdapat jenis liberika dan excelsa.

    Saat ini kopi arabika banyak dihasilkan oleh negara-negara di Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Afrika. Brasil merupakan negara penghasil kopi arabika terbesar di dunia, diikuti Kolombia dan Etiopia.

    Klasifikasi tanaman

    Nama ilmiah kopi arabika adalah Coffea arabica.6Carl Linnaeus, ahli botani asal Swedia, menggolongkannya ke dalam keluarga Rubiaceae genus Coffea. Sebelumnya tanaman ini sempat diidentifikasi sebagai Jasminum arabicum oleh seorang naturalis asal Perancis. Kopi arabika diduga sebagai spesies hibrida hasil persilangan dari Coffea eugenioides dan Coffea canephora.

    Kopi arabika memiliki banyak kultivar, galur dan klon. Kebanyakan jenis yang ada saat ini bersumber dari kultivar Typica dan Bourbon yang dibawa dari Yaman. Kultivar Typica memiliki buah lebih besar, namun produktivitasnya lebih rendah. Sedangkan kultivar Bourbon memiliki daun yang lebih lebar, buah lebih membulat dan batang yang tegak.

    Deskripsi tanaman

    Batang. Pohon kopi arabika memiliki perakaran yang dangkal, sekitar 30 cm dari permukaan tanah. Dalam keadaan yang terawat pohon ini tumbuh seperti perdu, tingginya sekitar 2-3 meter. Namun bila tidak dipangkas bisa tumbuh hingga 5 meter. Terdapat dua tipe cabang pada tanaman kopi arabika, yakni cabang yang tumbuh vertikal dan horisontal.

    Daun. Tanaman kopi arabika memiliki daun yang kecil, panjangnya 12-15 cm dan lebar sekitar 6 cm. Warna daun hijau mengkilap speerti dilapisi lilin. Pada ketiak daun tumbuh mata tunas. Mata tunas ini bisa menjadi bunga atau menjadi cabang tergantung kondisi.

    Bunga. Bunga tumbuh dari mata tunas yang terletak di ketiak daun. Bunga menyerbuk sendiri, penyerbukan biasanya terjadi di pagi hari dengan bantuan angin atau serangga. Hujan yang mengguyur saat penyerbukan bisa menggagalkan proses penyerbukan. Waktu yang diperlukan mulai dari penyerbukan hingga menjadi buah siap panen sekitar 6-9 bulan.

    Buah. Buah kopi arabika lebih besar dibanding robusta. Buah tersebut akan rontok dari tangkainya saat matang. Jadi perlu pemanenan yang hati-hati sebelum buah rontok.

    Habitat tumbuh

    Habitat tanaman kopi arabika terletak di antara 20° Lintang Selatan dan 20° Lintang Utara bumi. Di daerah subtropis, tanaman ini bisa ditanam di dataran rendah. Suhu udara sangat mempengaruhi pertumbuhan. Bila terlalu panas pertumbuhan tanaman terlalu cepat dan bunga keluar terlalu awal. Tanaman pun rentan terhadap serangan hama karat daun. Sedangkan bila suhu terlalu rendah pertumbuhannya lambat, akan banyak cabang-cabang sekunder dan tersier yang menganggu pertumbuhan buah.

    Di Indonesia, tanaman kopi arabika hanya bisa tumbuh dengan baik di ketinggian 1.000-2.000 meter dari permukaan laut. Tanaman tersebut masih bisa tumbuh di dataran lebih rendah, hanya saja pertumbuhannya tidak optimal dan mudah terserang penyakit karat daun. Secara umum kopi arabika membutuhkan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun. Dengan bulan kering tidak lebih dari 3 bulan dalam setahun. Suhu udara yang dikehendaki tanaman ini ada pada kisaran 15-25°C.




  • BIJI KOPI ROBUSTA


    Robusta adalah salah satu jenis tanaman kopi dengan nama ilmiah Coffea canephora. Nama robusta diambil dari kata “robust“, istilah dalam bahasa Inggris yang artinya kuat. Sesuai dengan namanya, minuman yang diekstrak dari biji kopi robusta memiliki cita rasa yang kuat dan cenderung lebih pahit dibanding arabika.

    Biji kopi robusta banyak digunakan sebagai bahan baku kopi siap saji (instant) dan pencampur kopi racikan (blend) untuk menambah kekuatan cita rasa kopi. Selain itu, biasa juga digunakan untuk membuat minuman kopi berbasis susu seperti capucinocafe latte dan macchiato.

    Biji kopi robusta dianggap inferior dan dihargai lebih rendah dibanding arabika. Secara global produksi robusta menempati urutan kedua setelah arabika. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Sebagian besar perkebunan kopi di negeri ini ditanami jenis robusta, sisanya arabika, liberika, dan excelsa.

    Asal - usul kopi robusta

    Kopi robusta ditemukan pertama kali di Kongo pada tahun 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi daerah Kongo, Sudan, Liberia, dan Uganda. Robusta mulai dikembangkan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia.

    Pengembangan kopi robusta berawal dari bencana wabah penyakit karat daun atau Hemileia vastatrix yang menyerang tanaman kopi. Pada tahun 1878 sebagian besar perkebunan kopi di Indonesia rusak akibat penyakit tersebut. Kemudian Belanda mengganti arabika dengan liberika. Namun di tahun 1890 kopi liberika juga mengalami penyakit yang sama.

    Pada tahun 1902 didatangkan jenis kopi robusta dari kebun raya Jardine di Brussel, Belgia. Setelah diteliti tanaman tersebut dipastikan lebih tahan terhadap penyakit karat daun. Lalu pada tahun 1907 tanaman kopi liberika diganti dengan robusta. Upaya kali ini berhasil, robusta terbukti memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap penyakit karat daun.

    Hingga saat ini perkebunan-perkebunan kopi di Indonesia didominasi jenis robusta. Dalam perdagangan komoditas kopi global, Indonesia merupakan penghasil kopi robusta terbesar dunia setelah Vietnam dan Brasil. Lebih dari 80% perkebunan kopi di Indonesia ditanami robusta, sekitar 17% ditanami arabika, sebagian kecil sisanya ditanami liberika dan excelsa.

    Botani kopi robusta

    Pohon kopi robusta memiliki perakaran dangkal oleh karena itu sedikit rentan dengan kekeringan. Tanaman ini memerlukan tanah yang kaya kandungan organik untuk menopang pertumbuhannya. Bila ditanam di dataran rendah, robusta memiliki ketahanan yang jauh lebih baik terhadap penyakit karat daun dibanding arabika.

    Klasifikasi tanaman

    Kopi robusta tergolong dalam suku Rubiaceae marga Coffea. Nama ilmiahnya adalah Coffea canephora,7  lebih khususnya Coffea canephora var. Robusta.  Sebelumnya kopi liberika juga digolongkan ke dalam spesies Coffea canephora, namun belakangan disebut sebagai spesies tersendiri, yakni Coffea liberica.

    Deskripsi tanaman

    Daun kopi robusta bentuknya oval dengan ujung meruncing. Daun tumbuh pada batang, cabang dan ranting. Pada bagian batang dan cabang daunnya tumbuh berselang seling, sedangkan pada bagian ranting daunnya tumbuh pada bidang yang sama.

    Dari segi ukuran, buah kopi robusta lebih kecil dibanding arabika. Ketika muda kulit buah berwarna hijau dan berubah menjadi merah saat matang. Buah yang telah matang tetap menempel kuat di tangkainya, tidak rontok seperti arabika. Bentuk bijinya cenderung membulat dan ukurannya lebih kecil dari arabika.

    Habitat tumbuh

    Kopi robusta tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-900 meter dari permukaan laut. Namun idealnya ditanam pada ketinggian 400-800 meter. Suhu rata-rata yang dibutuhkan tanaman ini sekitar 26°C dengan curah hujan 2000-3000 mm per tahun. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 5-6,5.





  • MANAJEMEN

  • IDENTITAS PERUSAHAAN


    Corporate Identity merupakan identitas yang membedakan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, dan bisa juga berfungsi sebagai penanaman citra atau image yang bisa menjadikan sebagai daya tarik. Identitas perusahaan berdasarkan filosofi organisasi terwujud dalam budaya perusahaan yang berbeda. Identitas mencerminkan kepribadian sebuah perusahaan dan dari sinilah branding perusahaan tercipta.

    Corporate Identity dalam suatu perusahaaan, berperan dalam menjawab pertanyaan seperti “siapa kita?” dalam arti dimata klien atau konsumen. Disini perusahaan menunjukkan rasa kebersamaan atau hubungannya kepada klien atau konsumen.

    Menentukan arah, design, nyawa dari sebuah korporasi tidaklah mudah. Penentuan arah dimulai dari tujuan didirikannya perusahaan atau bisnis, bidang industri yang dipilih, serta market yang dituju, perusahaan juga harus memiliki arah kreasi Corporate Identity yang berhubungan dengan branding perusahaannya. Menjalankan bisnis berkembang dan produktif dalam bukan tentang menjadi beruntung. Tapi tentang bagaimana membuat pilihan yang akan mempengaruhi orang dan meningkatkan pendapatan. Sebuah identitas bisnis melakukan hal ini dengan meningkatkan daya tarik pasar untuk produk atau jasa bisnis.


  • SERTIFIKASI


    Produk kami sudah mendapatkan sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sudah terjamin kebersihan serta kehalalan produk dari PT. HAMI


  • ANAK PERUSAHAAN



    GAJAH FOOD


    Sebuah divisi daRI PT. Haska Makmur Industri yang akan mendistribusikan dan memberikan edukasi produk-produk makanan dan minuman yang berkualitas sesuai dengan komitren kami tentang kepuasan konsumen



  • Diberdayakan oleh Blogger.

    HUBUNGI KAMI

    Untuk pertanyaan Anda dapat menghubungi kami dengan mengirimkan pesan lewat form dibawah ini.

    PT. HAMI

    • Alamat :
    • Kawasan Industri Candi
    • Pemilik :
    • Dwi Setyo Utomo
    • No. Telp :
    • +628112770199
    • Negara :
    • Indonesia
    • Email :
    • emailcentralhami@gmail.com

    KIRIM PESAN KE PT. HAMI

    Anda bisa menuliskan alamat email, nama dan pesan yang ingin anda sampai ke ke PT. HAMI melalui form dibawah ini

    KERAMAHAN DAN PERSAHABATAN